deruh angin terdengar di luar sana
sepi kini terasa mengelilingiku
kadang aku merasa hidup ini tak adil
hidup di antara banyaknya persimpangan
bimbang aku tentukan langkah
sadarkah mereka telah meraih bahagia
namun bahagia itu menari di atas pedih yang aku rasakan
mereka suguhi aku satu kebahgiaan
yang tertimbum rapat oleh seribu kepedihan
kumpulan puisi menarik
Rabu, 17 November 2010
SIAPA DIRIMU
Siapakah sebenarnya kau, duhai insan Tuhan
Kau menelusup di seluruh belahan diriku
Bersembunyi di setiap sudut persendianku
Berenang lincah bersama aliran darahku
Seakan kau tak akan pergi dari diriku
Siapakah sebenarnya kau, duhai insan Tuhan
Ketika ingin ku pejamkan mata
Kau hadir dengan senyum manismu
Mengisi di setiap titik anganku
Namun jika ku membuka mata dan terjaga
Kau menari dihadapanku
Bagaimana aku harus bertindak ?
Saat-saat
Setiap waktu
Detik
Menit
Jam
Kau seakan peluk erat diriku
Tak dapatkah aku lepas dari bayangmu ?
Siapakah sebenarnya kau, duhai insan terkasih
Walau hadir hanya dalam alam bawah sadarku
Kau telah menyisakan seribu bayang
Yang tak akan punah meski semua berlalu
Kau juga menorehkan sebuah rasa
Yang tak dapat aku mengerti
Cintakah
Kau menelusup di seluruh belahan diriku
Bersembunyi di setiap sudut persendianku
Berenang lincah bersama aliran darahku
Seakan kau tak akan pergi dari diriku
Siapakah sebenarnya kau, duhai insan Tuhan
Ketika ingin ku pejamkan mata
Kau hadir dengan senyum manismu
Mengisi di setiap titik anganku
Namun jika ku membuka mata dan terjaga
Kau menari dihadapanku
Bagaimana aku harus bertindak ?
Saat-saat
Setiap waktu
Detik
Menit
Jam
Kau seakan peluk erat diriku
Tak dapatkah aku lepas dari bayangmu ?
Siapakah sebenarnya kau, duhai insan terkasih
Walau hadir hanya dalam alam bawah sadarku
Kau telah menyisakan seribu bayang
Yang tak akan punah meski semua berlalu
Kau juga menorehkan sebuah rasa
Yang tak dapat aku mengerti
Cintakah
RASA KEMARIN
Kemarin aku dengar kata yang menyakitkan
kata darimu yang ku sayang
pecahkan hatiku yang mencintaimu
Mungkin cinta itu harus lama mengenal
sedangkan aku terlalu cepat
sama cepatnya dengan bayangmu yg masuk dalam hatiku
Kini entah harus aku bayanganmu itu ?
aku lupakan atau ku biarkan tetap tinggal
Semoga gelap malam segera bisa mengajariku doa melupakan rasa itu, agar detak jantungku normal di hadapmu ta’ lagi bergemuruh agar bibirku ta’ lg kelu menyapamu
ajari aku menjadikanmu biasa !
kata darimu yang ku sayang
pecahkan hatiku yang mencintaimu
Mungkin cinta itu harus lama mengenal
sedangkan aku terlalu cepat
sama cepatnya dengan bayangmu yg masuk dalam hatiku
Kini entah harus aku bayanganmu itu ?
aku lupakan atau ku biarkan tetap tinggal
Semoga gelap malam segera bisa mengajariku doa melupakan rasa itu, agar detak jantungku normal di hadapmu ta’ lagi bergemuruh agar bibirku ta’ lg kelu menyapamu
ajari aku menjadikanmu biasa !
BERTEMAN HENING. . . .
biarkan aku disini bersama sunyi …
tetap sunyi ditambah sepi ..
melihat bayang mengejar angan …
terbang melayang & hilang …
sendiri ……..
menahan luka perih …
bersama sunyi ….
temukan imaji ….
walau hanya sunyi ….
tetap sunyi ditambah sepi ..
melihat bayang mengejar angan …
terbang melayang & hilang …
sendiri ……..
menahan luka perih …
bersama sunyi ….
temukan imaji ….
walau hanya sunyi ….
MASIHKAH ADA ASA. . . . .
Gemuruh dadaku makin
menyiksa..bagai gelegar suara
merapi dsana..aku coba
brtahan..walau trasa
sesak..makin sesak ketika ku
temukan namamu..prlahan
menetes air dpipi kananku..aku
terus dan masih ingat
kamu..andai kaki ini bisa
berlari,kan kuhampiri km jauh
disana..tp tubuhku ttp trpaku
dgn semua kesibukan yg kucari2
sendiri….
Masihkah ada asa itu…
menyiksa..bagai gelegar suara
merapi dsana..aku coba
brtahan..walau trasa
sesak..makin sesak ketika ku
temukan namamu..prlahan
menetes air dpipi kananku..aku
terus dan masih ingat
kamu..andai kaki ini bisa
berlari,kan kuhampiri km jauh
disana..tp tubuhku ttp trpaku
dgn semua kesibukan yg kucari2
sendiri….
Masihkah ada asa itu…
Kasih syang yang tak kan pernah abis…
kau selalu mengerti aku dalm kadaan suka atau duka,,
kau selalu manasehati aku ketika ku mlai berbwt slah,,
kau selalu memberiku semangat jika ku sedang jtuh,,,
kau selalu membelai rambut ku jika ku sedang ter tidur pulas,,
kau selalu membimbing ku jika ku sedang ingin berbwt sesuatu,,
kau selalu memberikan ku ksih cyang dan cinta yang tulus,,
kau selalu memberikan ku perhatian,,
kau selalu peduli pada ku,,
kau selalu megajariku banyak hal,,
kau sangat berarti dlam hidup ku,,
wlw kadang kau membwt ku ksal,,
tapi aku akan selalu syang dan cinta padamu,,
karena kau sangat berarti dan berharga di dalm hidup ku,,,
kau memang pantas dibilang IBU,,
karena kau mengajari aku tentang hidup yang sebenarnya,,
hidup yang tak akan kekal dan abadi,,,
ibu aku syang pda mu,,
ibu aku cinta padamu,,
terima kasih ibu,,,,,terima kasihh,,,,
kau selalu manasehati aku ketika ku mlai berbwt slah,,
kau selalu memberiku semangat jika ku sedang jtuh,,,
kau selalu membelai rambut ku jika ku sedang ter tidur pulas,,
kau selalu membimbing ku jika ku sedang ingin berbwt sesuatu,,
kau selalu memberikan ku ksih cyang dan cinta yang tulus,,
kau selalu memberikan ku perhatian,,
kau selalu peduli pada ku,,
kau selalu megajariku banyak hal,,
kau sangat berarti dlam hidup ku,,
wlw kadang kau membwt ku ksal,,
tapi aku akan selalu syang dan cinta padamu,,
karena kau sangat berarti dan berharga di dalm hidup ku,,,
kau memang pantas dibilang IBU,,
karena kau mengajari aku tentang hidup yang sebenarnya,,
hidup yang tak akan kekal dan abadi,,,
ibu aku syang pda mu,,
ibu aku cinta padamu,,
terima kasih ibu,,,,,terima kasihh,,,,
KAU DAN KHAYAL INI
Menelusur aku dilamun.
Mencari sosok itu.
Itu sosokmu..
Berkhayal akan dirimu.
Berkhayal akan kebersamaan kita kemarin.
Mengulang adegan-adegan indah itu dibenak.
Mengarang sedikit adegan tambahan yang kukarang sendiri.
Tersenyum tipis untuk itu.
Kemudian bungkam menikmati telusuran angan yang kian jauh.
Aku merindukanmu sayang..
Menunggu nyatamu untuk kurekam demi lamunku esok.
Memperjelas sosok itu dibenak.
Datanglah..
Bermanjalah lagi..
Bersandar dibahuku seraya membahas hal-hal sesukamu.
Mencari sosok itu.
Itu sosokmu..
Berkhayal akan dirimu.
Berkhayal akan kebersamaan kita kemarin.
Mengulang adegan-adegan indah itu dibenak.
Mengarang sedikit adegan tambahan yang kukarang sendiri.
Tersenyum tipis untuk itu.
Kemudian bungkam menikmati telusuran angan yang kian jauh.
Aku merindukanmu sayang..
Menunggu nyatamu untuk kurekam demi lamunku esok.
Memperjelas sosok itu dibenak.
Datanglah..
Bermanjalah lagi..
Bersandar dibahuku seraya membahas hal-hal sesukamu.
Langganan:
Postingan (Atom)